Arsenal Menang Atas Palace. Arsenal memastikan tiket ke semifinal EFL Cup usai menyingkirkan Crystal Palace di perempat final. Duel yang digelar di Emirates Stadium, Rabu (24/12/2025), itu harus ditentukan lewat adu penalti setelah skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal.
The Gunners tampil dominan sejak awal laga dan menciptakan banyak peluang berbahaya. Namun, efektivitas penyelesaian akhir menjadi masalah besar yang membuat laga berjalan lebih rumit dari seharusnya.
Gol Arsenal akhirnya hadir 10 menit sebelum laga usai lewat gol bunuh diri Maxence Lacroix. Palace membalas di menit kelima injury time melalui Marc Guehi, memaksa pertandingan berlanjut ke adu penalti.
Dalam drama tos-tosan, Arsenal menang setelah Kepa Arrizabalaga melakukan penyelamatan krusial. Meski senang dengan hasil akhir, kiper asal Spanyol itu mengakui ada hal penting yang perlu dievaluasi timnya.
Arsenal Dinilai Bisa Mengunci Laga Lebih Cepat
Sejumlah kesempatan emas gagal dimaksimalkan meski permainan tuan rumah terlihat sangat meyakinkan.
Crystal Palace bahkan beruntung masih bertahan tanpa kebobolan hingga jeda. Walter Benítez, yang turun sebagai kiper pelapis Palace, tampil gemilang menahan gempuran Arsenal.
Kepa Arrizabalaga menilai dominasi Arsenal di paruh pertama seharusnya berbuah lebih dari sekadar tekanan. Ia menyebut timnya layak mencetak setidaknya dua gol sebelum turun minum.
“Kami lolos ke babak selanjutnya, kami senang,” katanya setelah pertandingan di laman resmi Arsenal. “Saya rasa kami telah berusaha keras. Seharusnya kami mencetak beberapa gol di babak pertama. Kami bermain sangat baik. Kemudian babak kedua lebih seimbang.”

Catatan soal Gol Telat yang Berulang
Keunggulan Arsenal yang baru tercipta di menit-menit akhir justru membuka celah masalah lain. Tim asuhan Mikel Arteta kembali kebobolan di pengujung laga, sebuah pola yang mulai mengkhawatirkan.
Gol Palace di menit kelima waktu tambahan menjadi tembakan tepat sasaran pertama mereka sepanjang laga. Situasi tersebut membuat pertandingan yang hampir dimenangkan Arsenal berubah menjadi drama panjang.
Kepa menegaskan bahwa kebobolan di menit akhir bukan kejadian yang berdiri sendiri. Menurutnya, hal ini sudah terjadi di beberapa pertandingan sebelumnya dan perlu perhatian khusus.
“Meskipun seperti ini, kami memiliki peluang bagus. Kami kebobolan di beberapa pertandingan di menit-menit terakhir, jadi itu sesuatu yang harus kami perhatikan,” tegasnya.
Baca juga: Man Utd Mau Seriusin Ruben Neves di Januari 2026
15 Eksekutor
Adu penalti berlangsung menegangkan dengan 15 eksekutor awal dari kedua tim berhasil mencetak gol.
Ketegangan mencapai puncaknya saat Maxence Lacroix maju sebagai penendang berikutnya. Tendangannya berhasil ditepis Kepa Arrizabalaga dan memastikan kemenangan Arsenal.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengakui laga ini berlangsung sulit secara emosional. Ia menilai timnya seharusnya mampu mengakhiri pertandingan lebih awal. Meski demikian, Arteta mengapresiasi ketenangan timnya dalam situasi tekanan tinggi.
Crystal Palace sebenarnya tampil lebih baik pada babak kedua setelah melakukan sejumlah pergantian pemain.
Intensitas permainan mereka meningkat dan beberapa kali merepotkan lini pertahanan Arsenal. Gol penyeimbang Guéhi menjadi bukti perlawanan sengit Palace.
Dengan kemenangan ini, Arsenal melangkah ke semifinal Carabao Cup. Keberhasilan tersebut memperpanjang asa The Gunners meraih trofi domestik musim ini. Adu penalti yang menegangkan menjadi penentu langkah Arsenal di kompetisi tersebut.
Arsenal hampir memastikan kemenangan di menit-menit akhir perpanjangan waktu melalui peluang jarak dekat Declan Rice, tetapi Benitez kembali tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan krusial. Laga pun harus ditentukan lewat adu penalti.
Dalam babak tos-tosan, lima penendang pertama dari kedua tim sukses menjalankan tugas. Adu penalti berlanjut hingga eksekutor kedelapan, ketika Lacroix gagal menaklukkan Arrizabalaga.
Kiper Arsenal tersebut menjadi penentu kemenangan setelah menggagalkan tendangan lawan dan memastikan skor akhir adu penalti 8-7 untuk The Gunners. Menangkan hadiah besar bersama tuankuda link utama bermain dan menang hari ini!
Susunan Pemain
Arsenal: Kepa Arrizabalaga; Jurrien Timber, William Saliba, Riccardo Calafiori, Myles Lewis-Skelly; Mikel Merino, Christian Norgaard, Eberichi Eze; Noni Madueke, Gabriel Jesus, Gabriel Martinelli.
Crystal Palace: Walter Benitez; Marc Guehi, Maxence Lacroix, Chris Richards; Jaydes Canvot, Adam Wharton, Jefferson Lerma, Tyrick Mitchell; Eddie Nketiah, Yeremy Pino; Jean-Philippe Mateta.
