Ini klub sepak bola yang lengkap, Inter Milan Memiliki Skuad Lengkap Tanpa Anak Emas. Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, membagikan sebagian bocoran berarti terpaut keadaan skuadnya. Perihal itu dia sampaikan jelang laga Liga Champions melawan Slavia Praha, Rabu( 1/ 10/ 2025) dini hari Wib.
Salah satu berita sangat berarti yang dia konfirmasi merupakan soal posisi penjaga gawang. Yann Sommer ditentukan hendak kembali tampak selaku starter di dasar mistar gawang Nerazzurri.
Tidak hanya itu, Chivu pula buka- bukaan soal filosofi manajemen skuad yang dia terapkan. Dia menegaskan kalau tidak terdapat satu juga pemain yang dipastikan menemukan tempat utama di timnya.
Pelatih asal Rumania itu apalagi membuat suatu statment yang sangat menarik. Dia mengklaim kalau dirinya dikala ini mempunyai” 22 pemain inti” di dalam skuad Inter Milan.
Inter Milan menaklukkan Monza melalui adu penalti sehabis bermain imbang 2- 2 pada pertandingan persahabatan di Stadion Comunale Brianteo, Monza, Rabu dini hari Wib.
Dilansir dari halaman formal klub, Rabu, berhasil Inter Milan muncul lewat Samuele Birindelli( GBD) serta Francesco Pio Esposito, sebaliknya Monza melalui Patrick Ciurria dan Paulo Azzi.
Adu Penalti
Pada babak adu penalti, Inter Milan sanggup mengunci kemenangan dengan skor 5- 3 atas Monza sehabis 5 penendang mereka ialah Lautaro Martinez, Alessandro Bastoni, Nicolo Barrella, Francsco Acerbi serta Marcus Thuram sukses melakukan tugasnya.
Secara statistik Inter Milan lebih unggul dibandingkan Monza dengan memahami 54 persen kemampuan bola serta membebaskan 19 tendangan yang 4 di antara lain pas sasaran.
Inter mengambil inisiatif melanda pada pertandingan ini serta sebagian kali berupaya buat unggul terlebih dulu, tetapi masih belum membuahkan hasil.
Di sisi lain, Monza bisa unggul terlebih dulu pada menit ke- 32 lewat berhasil yang dicetak oleh Patrick Ciurria sehabis menerima umpan Gianluca Caprari sehingga skor berganti jadi 1- 0 buat keunggulan tuan rumah.
Merambah waktu bonus babak awal, Inter sanggup membandingkan peran sehabis tendangan Francesco Pio Espoosito berujung berhasil bunuh diri kiper Monza Samuele Birindelli sehingga skor kembali sama kokoh 1- 1.

Yann Sommer Kembali Jadi Opsi Utama
Pada akhir minggu kemudian, Cristian Chivu membagikan peluang kepada Josep Martinez buat tampak. Kiper kedua Inter itu bermain dikala timnya berhasil mencapai kemenangan 2- 0 atas Cagliari di Serie A.
Tetapi buat laga sepenting Liga Champions, Chivu nyatanya tidak mau mengambil resiko. Dia membenarkan hendak kembali merendahkan kiper utamanya semenjak menit awal.
Keputusan itu juga dia sampaikan secara langsung serta tanpa ragu.
” Sommer hendak turun selaku starter semenjak dini esok,” konfirmasi Chivu dalam tahap konferensi persnya.
Prinsip Penyeimbang serta Meritokrasi
Keputusan buat merotasi kiper di laga lebih dahulu menampilkan prinsip yang dipegang teguh oleh Chivu. Dia senantiasa membagikan peluang bersumber pada performa serta kerja keras di latihan.
Dia sadar betul kalau melindungi penyeimbang di dalam skuad merupakan perihal yang sangat krusial. Tetapi, prinsip meritokrasi ataupun kelayakan pula tidak boleh disampingkan begitu saja.
” Kami sudah melaksanakan pergantian semenjak aku terletak di mari, serta senantiasa terdapat meritokrasi,” jelasnya.
” Aku sadar hendak kenyataan kalau Kamu tidak dapat kehabisan penyeimbang itu,” tambah mantan kapten timnas Rumania tersebut.
Waktu yang Pas Hendak Datang
Prinsip persaingan sehat ini pula berlaku buat para pemain baru. Salah satunya merupakan penyerang muda yang baru dihadirkan pada masa panas, Ange- Yoan Bonny.
Dikala ditanya kapan Bonny hendak menemukan peluang selaku starter, Chivu membagikan jawaban yang diplomatis. Dia menegaskan kalau seluruh pemain sudah buatnya pusing dengan berlatih sangat keras.
” Seluruh orang buatnya susah dengan berlatih dengan baik. Itu terserah aku, aku berupaya buat mengasyikkan seluruh orang sebab mereka pantas mendapatkannya, serta mereka dihargai,” kata Chivu.
” Waktu yang pas hendak tiba buat seluruh orang. Mereka senantiasa menaikkan standar. Seluruh orang mendedikasikan diri mereka, baik selaku starter ataupun selaku pemain pengganti,” lanjutnya.
Baca juga: Napoli Permasalahkan Lini Bek
Chivu: Aku Memiliki 22 Pemain Inti
Pada puncaknya, Chivu mengatakan suatu filosofi yang jadi bawah dari metode dia mengelola regu. Dia yakin kalau seluruh pemain di skuadnya mempunyai mutu yang setara buat jadi starter.
Menurutnya, tidak terdapat sebutan pemain inti serta pemain cadangan yang kaku. Siapa juga yang menampilkan performa lebih baik, dialah yang hendak menemukan peluang buat bermain di atas lapangan.
” Aku memiliki 22 pemain inti, seperti itu yang aku yakini,” tegasnya.
” Bila seorang membagikan lebih, ataupun bila seorang membagikan kurang, aku hendak senantiasa mengambil tanggung jawabnya,” pungkas Chivu. Menangkan hadiah besar bersama empire88 link alternatif terbaik hari ini!
