Niko Kovac Jadi Sasaran Setan Merah
paman empire

Niko Kovac Jadi Sasaran Setan Merah. Michael Carrick kembali ke Old Trafford selaku pelatih sedangkan Manchester United sampai akhir masa ini. Kemenangan derby dramatis atas Manchester City minggu kemudian jadi dini manis menurutnya, mirip pencapaian Ole Gunnar Solskjaer dahulu yang membuka jalur ke sofa permanen.

Tetapi, di balik euforia itu, United dikabarkan telah mempersiapkan rencana jangka panjang dengan menargetkan Niko Kovac selaku kandidat utama masa panas nanti.

Bagi laporan Sky Sports, pelatih Borussia Dortmund berumur 54 tahun itu masuk shortlist United. Apalagi, klub asal Manchester ini diucap sudah melaksanakan kontak dini terpaut suasana Kovac.

Laki- laki berdarah Kroasia- Jerman ini baru saja memperpanjang kontraknya dengan Dortmund sampai 2027, 6 bulan sehabis mengambil alih tim pada Januari 2025. Walaupun begitu, direktur rekrutmen United, Christopher Vivell yang pula masyarakat Jerman sangat bersemangat memboyongnya ke Premier League.

Kovac Tergiur Berkarier di Inggris

Kovac bukan nama asing di sepak bola Eropa. Kariernya mencakup masa jabatan di timnas Kroasia( 83 caps selaku gelandang), Eintracht Frankfurt, Bayern Munchen, Monaco, sampai Wolfsburg saat sebelum mendarat di Westfalenstadion.

Dikala ini, Dortmund terletak di posisi kedua Bundesliga, tertinggal 11 poin dari Bayern Munchen yang hampir sempurna, dan peringkat 10 di Liga Champions.

Kabarnya, Kovac malah haus tantangan di Inggris, walaupun sempat menolak tawaran Tottenham pada 2021, dikala Spurs memecat Ryan Mason serta kesimpulannya memilah Nuno Espirito Santo.

Ironisnya, Kovac lagi terletak di tanah Inggris dikala ini buat mempersiapkan laga Liga Champions melawan Tottenham malam Selasa ini. Nama ia pula pernah disebut- sebut dikala Chelsea memecat Enzo Maresca pada Hari Tahun Baru.

Glasner Senantiasa Kandidat Terdepan

Carrick memiliki 16 pertandingan tersisa masa ini buat meyakinkan diri. Tetapi, Oliver Glasner senantiasa jadi kesukaan utama, paling utama sehabis ledakan emosinya terhadap manajemen Crystal Palace akhir minggu kemudian.

Nama- nama besar lain semacam Gareth Southgate, Thomas Tuchel, Julian Nagelsmann, Luis Enrique, serta Carlo Ancelotti pula masih mengintai sofa panas Old Trafford.

Keputusan United ini mencerminkan tekad besar pasca- kinerja kurang baik masa ini. Kovac, dengan pengalaman juara Bundesliga bareng Frankfurt serta gelar dalam negeri Bayern, dapat jadi jawaban fresh buat membangkitkan Setan Merah.

Niko Kovac Jadi Sasaran Setan Merah
paman empire

Kovac Masih Fokus Bersama Dortmund

Niko Kovac dikala ini masih terikat kontrak bersama Borussia Dortmund sampai akhir masa 2026/ 2027. Premier League diucap jadi salah satu destinasi potensial untuk pelatih berumur 54 tahun tersebut, tetapi dia enggan meninggalkan Dortmund di tengah masa yang lagi berjalan dengan sangat baik.

Semenjak ditangani Kovac pada Februari 2025, Dortmund cuma menelan satu kekalahan dari 18 pertandingan Bundesliga. Secara totalitas, dia mencatat rata- rata 2, 02 poin per pertandingan, paling tinggi di antara segala pelatih permanen klub semenjak masa Thomas Tuchel.

Semenjak dini November, Dortmund pula cuma 2 kali kalah di seluruh kompetisi. Tiap- tiap dari Manchester City di Liga Champions serta Bayer Leverkusen di ajang DFB- Pokal. Konsistensi itu membuat nama Kovac terus menjadi diperhitungkan di tingkat elite Eropa.

Lebih dahulu, Kovac pula pernah masuk pertimbangan Chelsea saat sebelum klub London tersebut menunjuk Liam Rosenior. Ketertarikan itu diucap berasal dari direktur berolahraga Chelsea, Laurence Stewart, yang memahami baik Kovac semenjak bekerja sama di AS Monaco.

Baca juga: Pemain Timnas Indonesia di Liga Thailand

Rekam Jejak serta Prestasi Kovac

Selaku pelatih, Niko Kovac bukan nama baru di Bundesliga. Dia mencapai trofi pertamanya pada masa 2017/ 2018 kala bawa Eintracht Frankfurt menjuarai Piala Jerman dengan menumbangkan Bayern Munchen 3- 1 di partai final.

Tidak lama berselang, Kovac malah ditunjuk melatih Bayern Munchen dengan kontrak 3 tahun. Walaupun cuma bertahan 16 bulan, dia berhasil mempersembahkan gelar Bundesliga serta DFB- Pokal dalam masa perdananya.

Tidak hanya Bayern serta Frankfurt, Kovac pula sempat melatih Wolfsburg, AS Monaco, dan menanggulangi Timnas Kroasia. Pengalaman luas seperti itu yang buatnya dinilai layak dipertimbangkan oleh klub sebesar Manchester United.

Manchester United Siapkan Langkah Lanjutan

Sedangkan pencarian manajer permanen terus berjalan, Manchester United pula mulai memikirkan langkah jangka pendek bersama Michael Carrick. Klub diucap hendak menggelar pertemuan dengan pelatih interim tersebut dalam waktu dekat buat mangulas rencana 2 minggu terakhir bursa transfer Januari.

Manajemen Old Trafford dikabarkan masih terbuka buat menguatkan skuad demi menopang performa tim sampai akhir masa. Keputusan strategis ini diharapkan jadi fondasi berarti saat sebelum United merambah masa baru bersama manajer permanen opsi mereka. Ayo menangkan hadiah besar bersama paman empire link gaming online utama untuk bermain dan senang-senang hari ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *