Prediksi Skor AS Roma vs Juventus
macan empire

Prediksi Skor AS Roma vs Juventus. AS Roma akan menjamu Juventus pada pekan ke-27 Serie A, Senin (2/3) pukul 02.45 WIB. Laga krusial ini digelar di Stadio Olimpico dan disiarkan langsung di ANTV serta Vidio.

Pertandingan ini bukan sekadar big match klasik Italia. Ini adalah duel langsung perebutan zona Liga Champions. AS Roma berada di peringkat ke-4 dengan 50 poin, unggul empat angka dari Juventus di posisi ke-5.

Roma datang dengan kepercayaan diri cukup stabil. Dari lima laga terakhir, mereka mencatat dua kemenangan, dua imbang, dan satu kekalahan. Kemenangan kandang 3-0 atas Cremonese menjadi modal psikologis penting jelang laga ini.

Juventus justru berada dalam fase yang lebih rapuh. Bianconeri baru saja angkat kaki dari ajang Liga Champions. Kekalahan kandang 0-2 dari Como pada laga Serie A terakhir juga menjadi alarm serius bagi konsistensi mereka.

Juventus Punya Alasan Mengincar Emil Audero

Hal tersebut dibeberkan pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, via kanal YouTube pribadinya, Bung Ropan.

“Salah satu koran olahraga terkemuka atau terkenal asal Italia, La Gazzetta dello Sport, sudah mengapungkan nama Emil Audero, penjaga gawang Tim Nasional Indonesia yang saat ini bermain untuk klub Serie A Italia, Cremonese, konon dikabarkan diincar oleh Bianconeri atau yang lebih dikenal La Vecchia Segnora, julukan untuk Juventus,” kata Ronny Pangemanan.

“Juventus mengincar Emil, saya pikir cukup beralasan. Juventus melihat potensi Emil itu luar biasa. Dia jadi salah satu penjaga gawang terbaik yang ada di Serie A pada musim ini, 2025/2026,” imbuhnya.

Di kasta teratas Italia, lebih lanjut Ronny Pangeman menuturkan, Emil bersaing dengan kiper Lazio, Ivan Provedel.

Prediksi Skor AS Roma vs Juventus
macan empire

“Dia bersaing dengan kiper Lazio, Ivan Provedel. Emil itu dapat poin tertinggi juga bersama dengan Provedel, yakni 6,68. Provedel 6,69. Jadi beda-beda tipis. Nah, dua-duanya diincar oleh Juventus,” tutur pengamat yang akrab disapa Ropan.

“Namun, kalau Provedel nilainya terlalu tinggi dan Lazio akan menahan Provedel, maka pilihan bisa jatuh pada musin depan ke Emil Audero. Apalagi kalau ya, semoga tidak terjadi ya, kalau klubnya Cremonese itu tidak stabil dan tidak konsisten bermain karena terus mengalami kekalahan ya bukan tidak mungkin Cremonese akan terdegradasi,” tandas Ropan.

Juventus Lebih Unggul

Secara historis, Juventus sedikit lebih unggul. Dalam lima pertemuan terakhir, mereka menang dua kali dan tiga laga lainnya berakhir imbang. Pertemuan terakhir pada Desember 2025 juga dimenangkan Juventus dengan skor 2-1.

Namun, konteks kali ini berbeda. Roma tampil solid di kandang sepanjang musim. Dari total 34 gol, 19 di antaranya tercipta di Olimpico. Mereka hanya kebobolan enam gol di kandang, dengan rata-rata kebobolan 0,46 per laga, salah satu yang terbaik di liga.

Juventus tetap berbahaya, terutama dalam urusan mencetak gol. Mereka termasuk tiga tim tersubur di liga dengan 43 gol dari 26 pertandingan, atau rata-rata 1,7 gol per laga. Namun, rekor tandang mereka menunjukkan celah, dengan kebobolan rata-rata satu gol per pertandingan.

Prediksi laga ini mengarah pada pertandingan ketat dan penuh kehati-hatian. Roma unggul dari sisi konsistensi dan faktor kandang, sementara Juventus punya kualitas serangan untuk mencuri hasil.

Baca juga: Prediksi Big Match Arsenal vs Chelsea 1 Mar

Prediksi Skor

Donyell Malen segera menjadi pemain kunci bagi Roma. Pemain asal Belanda itu mencetak lima gol pada enam laga Serie A yang sudah dimainkan. Hanya Matias Soule yang mencetak gol lebih banyak, akan tetapi akan absen karena cedera.

Juventus tak bisa memainkan Dusan Vlahovic karena cedera. Gelandang Manuel Locatelli juga akan absen karena sanksi akumulasi kartu kuning. Faktor ini akan menjadi kerugian besar bagi kubu Juventus yang butuh poin. Mainkan serunya permainan online macan empire link gaming online resmi dan terpercaya hari ini!

Prediksi Skor: Roma 2-2 Juventus.

Perkiraan Susunan Pemain

AS Roma (3-4-2-1): Svilar; Mancini, Ndicka, Ghilardi; Celik, Cristante, Kone, Franca; Zaragoza, Pellegrini; Malen.

Pelatih: Gian Piero Gasperini.

Juventus (3-4-2-1): Di Gregorio; Gatti, Kelly, Koopmeiners; McKennie, Locatelli, Thuram, Cambiasso; Mirreti, Yildiz; Openda.

Pelatih: Luciano Spalletti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *