Real Madrid Masih Harap Cemas di Liga Champions. Manajer interim Real Madrid, Alvaro Arbeloa menolak asumsi kalau timnya telah satu kaki buat lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2025/ 2026. Dia yakin kalau Benfica bakal membagikan perlawanan yang sengit di leg kedua serta timnya wajib siap hendak itu.
Skuad Real Madrid baru saja meninggalkan Lisbon. Mereka baru saja berhadapan dengan Benfica di leg awal babak playoff knockout Liga Champions masa 2025/ 2026.
Di laga ini, Real Madrid sukses bawa kembali kemenangan dari Portugal. Gol spektakuler Vinicius Junior membenarkan Los Blancos telah satu kaki di babak 16 besar.
Walaupun begitu, Arbeloa menyebut kalau timnya masih jauh dari kata nyaman buat lolos ke babak 16 besar. Dia memperhitungkan Benfica bakal tampak ngotot di leg kedua nanti demi melindungi asa lolos ke babak 16 besar.
Mbappe absen dari latihan di Valdebebas.
Mbappe sudah absen secara mencolok dari skuad utama, sehabis menghabiskan 2 hari berturut- turut berlatih terpisah dari rekan- rekannya, terkurung di gym daripada turut dan dalam latihan taktis di lapangan. Berita ini sudah memunculkan kegemparan di golongan pendukung, paling utama mengingat berartinya agenda pertandingan yang hendak tiba.
Penyerang tersebut hadapi ketidaknyamanan yang persisten di lutut kirinya. Walaupun klub belum merilis laporan kedokteran formal yang menarangkan robekan ataupun cedera khusus, ketidakmampuannya berlatih cuma 48 jam saat sebelum pertandingan menampilkan kalau suasana ini ditangani dengan atensi sungguh- sungguh. Untuk seseorang pemain yang tergantung pada gerakan eksplosif serta kecepatan, permasalahan pada sendi lutut pasti saja ditangani dengan sangat hati- hati oleh staf kedokteran. Arbeloa, yang berupaya mempertahankan tekanan di puncak klasemen, saat ini dihadapkan pada dilema pemilihan pemain dikala mempersiapkan diri buat salah satu pertandingan kandang tersulit masa ini.

Masih Jauh dari Kata Aman
Dalam konferensi persnya seusai laga, Arbeloa menekankan kalau unggul 0- 1 atas Benfica itu tidak terdapat maksudnya. Dia menyebut kalau tim besutan Jose Mourinho itu dapat dengan sekejap mata membalikkan peran bila timnya lengah.
” Kami tidak boleh membuat kesalahan dengan mengira tim yang dilatih Mourinho telah tersingkir cuma sebab kalah 0- 1. Aku tidak ketahui bila terdapat orang yang menyangka semacam itu, tetapi nyatanya orang itu bukan aku,” buka Arbeloa.
” Ia( Mourinho) telah mulai mempersiapkan pertandingan selanjutnya mendadak dia masuk ke ruang ubah serta ini bukan hasil yang dapat membuat kami berleha- leha. Benfica bukan tim yang hendak membiarkan kami tancap gas bila kami mau mengalahkan mereka.”
Baca juga: Duel Sengit Fase Gugur Galatasaray vs Juventus
Bek Tengah Austria
Menurut Fichajes, bek tengah Austria itu dilaporkan menuntut uraian langsung dari staf pelatih menimpa kedudukannya yang kurang memuaskan. Bagi media Spanyol, Alaba yakin kalau pengalaman serta kualitasnya layak memperoleh waktu bermain lebih banyak.
Tetapi, pelatih Arbeloa memprioritaskan performa serta kebugaran dikala ini, faktor- faktor yang belum sanggup dipertahankan secara tidak berubah- ubah oleh mantan pemain Bayern tersebut sehabis serangkaian cedera jangka panjang.
Semenjak masa 2021/ 22, Alaba sudah hadapi 16 cedera berbeda, absen dalam total 129 pertandingan. Cedera sangat sungguh- sungguh merupakan robekan ligamen anterior cruciate( ACL) yang buatnya absen nyaris setahun. Dalam 11 pertandingan terakhirnya, dia cuma bermain sepanjang 65 menit dalam 5 pertandingan.
Sedangkan itu, Real Madrid nyatanya tidak berencana buat memperbarui kontrak Alaba, sebab perjanjiannya dikala ini hendak berakhir pada akhir masa. Raul Asencio, Dean Huijsen, serta opsi pemain muda yang lain diprioritaskan dalam rencana pembangunan kembali lini pertahanan mereka.
Di umur 34 tahun, Alaba masih yakin kalau dia bisa berkontribusi baik secara handal ataupun mental. Tetapi dalam konteks persaingan yang ketat serta tuntutan raga yang besar, masa depannya di Bernabeu jadi tidak tentu. Ayo mainkan abang empire link gaming online terbaik saat ini!
