West Ham Terdepak dari Carabao Cup. Mimpi West Ham United untuk meraih trofi Carabao Cup musim 2022/2023 harus terkubur secara dramatis di kandang sendiri. Menjamu tim kasta kedua, Blackburn Rovers, di London Stadium pada putaran ketiga, The Hammers dipaksa menyerah lewat drama adu penalti yang menegangkan. Laga yang diwarnai tensi tinggi dan puncak emosi pada insiden adu mulut Jarrod Bowen ini berakhir dengan skor 2-2 di waktu normal, sebelum akhirnya West Ham tersingkir dari Carabao Cup dengan kekalahan 9-10 di babak tos-tosan.
Kekalahan ini menjadi pil pahit bagi skuad asuhan David Moyes, yang sejatinya lebih diunggulkan untuk melaju. Namun, semangat juang Blackburn Rovers terbukti menjadi batu sandungan yang tak terduga, meninggalkan kekecewaan mendalam bagi para pendukung yang memadati stadion.
Kronologi Kekalahan Dramatis di London Stadium
Pertandingan berjalan dengan tempo cepat sejak peluit awal dibunyikan. Blackburn Rovers, tanpa rasa takut, berhasil mengejutkan tuan rumah saat laga baru berjalan enam menit. Adalah Jack Vale yang sukses membobol gawang Alphonse Areola dan membawa tim tamu unggul 1-0. Gol cepat ini seolah menjadi sinyal bahwa Blackburn datang bukan untuk sekadar bertahan.
Tersengat oleh gol tersebut, West Ham mencoba bangkit dan meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38. Pablo Fornals, dengan sebuah tembakan spekulatif yang brilian dari luar kotak penalti, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol ini mengembalikan kepercayaan diri The Hammers dan membuat sisa babak pertama berjalan lebih seimbang.
Memasuki babak kedua, West Ham berbalik menekan untuk mencari gol kemenangan. Michail Antonio berhasil membawa tuan rumah unggul 2-1 pada menit ke-78, sebuah gol yang disambut gemuruh oleh seisi stadion. Kemenangan seolah sudah di depan mata. Namun, Blackburn menolak untuk menyerah. Ben Brereton Diaz menjadi pahlawan bagi tim tamu setelah golnya pada menit ke-88 memaksa skor kembali imbang 2-2. Skor tersebut bertahan hingga waktu normal usai, dan laga pun harus dilanjutkan ke babak adu penalti.

Puncak Emosi: Insiden Adu Mulut Jarrod Bowen dan Lewis Travis
Di tengah ketatnya pertarungan, sebuah insiden panas sempat mencuri perhatian dan menunjukkan betapa tingginya tensi pertandingan. Insiden ini melibatkan bintang West Ham, Jarrod Bowen, dengan kapten Blackburn Rovers, Lewis Travis.
Momen ini terjadi ketika Travis melakukan tekel terhadap Bowen. Tidak terima dengan tekel tersebut dan kemungkinan adanya provokasi verbal dari Travis, emosi Bowen seketika memuncak. Pemain sayap timnas Inggris itu langsung bangkit dan terlibat adu mulut sengit dengan Travis. Keduanya tampak saling berhadapan dengan raut muka penuh amarah, memaksa pemain dari kedua tim untuk segera turun tangan melerai mereka agar situasi tidak semakin memburuk.
Wasit yang memimpin laga dengan tegas menghentikan perseteruan tersebut dan memberikan kartu kuning kepada Jarrod Bowen dan Lewis Travis. Insiden ini menjadi cerminan nyata dari frustrasi dan tekanan yang dirasakan para pemain dalam laga hidup-mati ini.
Baca juga: Persib Bandung Masih Belum Baik-Baik Saja
Drama Adu Penalti: Kegagalan Angelo Ogbonna Jadi Penentu
Babak adu penalti menjadi klimaks dari drama malam itu. Sepuluh penendang pertama dari kedua tim secara luar biasa sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Skor imbang 5-5 setelah lima penendang pertama, dan terus berlanjut hingga kedudukan 9-9.
Tekanan berada di puncak saat penendang kesepuluh West Ham, bek senior Angelo Ogbonna, maju sebagai eksekutor. Sayangnya, tendangan Ogbonna melambung tinggi di atas mistar gawang. Kegagalan ini menjadi momen penentu yang menyakitkan. Sebaliknya, penendang kesepuluh Blackburn dengan dingin sukses menaklukkan Areola, memastikan kemenangan 10-9 dan menyingkirkan West Ham dari kompetisi.
Bagi The Hammers, West Ham tersingkir dari Carabao Cup dengan cara yang paling menyakitkan adalah sebuah pukulan telak. Ini mengakhiri salah satu jalur potensial mereka untuk meraih trofi musim ini dan memaksa David Moyes untuk segera mengevaluasi performa timnya agar bisa kembali fokus dan bangkit di kompetisi Premier League dan UEFA Conference League. Rasakan kemenangan besar bersama naga empire situs gaming online resmi hari ini!
